• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Pedagang Keluhkan Belum Masuknya Distribusi Pangan

by Redaksi
04/08/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) level IV di Kota Tarakan menimbulkan keluhan bagi sejumlah pedagang di pasar tradisional. Pasalnya, Penerapan PPKM diduga menyebabkan sulitnya kapal barang masuk ke Kota Tarakan. Sehingga hal tersebut menimbulkan menipisnya stok sejumlah komoditas di pasar tradisional seperti Gula, Bawang merah/putih, sayur Kol, sawi putih dan kacang tanah.

Saat dikonfirmasi, salah satu pedagang di Pasar tradisional Gusher Damayanti, menerangkan, saat ini beberapa komoditas seperti sayur-mayur dan bumbu dapur mengalami kekurangan stok.

Baca Juga

Penusukan Maut Gegerkan Tarakan, Polisi Amankan Pelaku Utama

Kapolres Tarakan Berbuka Puasa dengan Tahanan, Tegaskan Pendekatan Humanis di Balik Rutan

Lampaui Target Nasional, Personel Polres Tarakan Digganjar Penghargaan Polda Kaltara

“Stok barang agak kurang, karena kapal barang dari Sulawesi belum ada yang masuk, kurang tahu juga sampai kapan kapal barang ini tidak masuk, mungkin selama PPKM ini kali ya, jadi ini juga berpengaruh sama pendapatan kami dan bisa jadi juga ada kenaikkan harga,” Ungkapnya, (3/8).

Dengan kondisi tersebut menyebabkan naiknya harga dari komoditas yang menipis tersebut. Namun menurutnya, kenaikan tersebut tidak signifikan.

“Karena kapal belum masuk ya, ada kenaikan harga lah seribu sampai dua ribu begitu, karena stoknya kurang kan, kapal barang yang membawa bahan pokok seperti kol, sawi putih, dan lain-lain.” Tambahnya.

Kendati demikian, Pedagang yang kurang lebih 10 tahun menggeluti usahanya ini mengaku dengan terdampaknya pemberlakuan pembatasan kebijakan masyarakat ini, sama sekali belum pernah merasakan adanya bantuan sosial yang diberikan dari pemerintah.

“Selama pandemi Covid-19 ini, saya nda pernah dapat bantuan juga, walaupun terdampak PPKM ini, sebagian disini juga ada yang dapat. Saya tidak tahu, karena saya tidak ngerti juga itu bantuan dari mana”

“Itu lah nda paham juga itu ngurus dimana, saya juga sudah pernah kekelurahan antar kartu keluarga, kartu tanda penduduk, saya tu kadang-kadang tanya RT saya, jawabnya dia (RT) susah katanya panjang urusan, maunya kau (RT) kasih kita petunjuk atau arahan jadi berani kita berani kan diri untuk mengurus” Tegasnya.

Lanjutnya, ia berharap pendemi ini segera selesai dan aktivitas bisa kembali normal tanpa ada batasan ruang gerak yang diberikan kepada masyarakat.

“Saya berharap ya tentunya pandemi ini segera selesai, aktivitas kembali normal seperti sebelum pandemi, jadi tidak ada ketakutan kita mau kesana-sini” Harapnya.

Terkait

Next Post
Indeks Inovasi Kaltara Capai Status Sangat Inovatif

Indeks Inovasi Kaltara Capai Status Sangat Inovatif

Tidak Layak, Lokasi Pembangunan Pelabuhan Pesawan Bakal Dipindah

Tidak Layak, Lokasi Pembangunan Pelabuhan Pesawan Bakal Dipindah

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA