• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Banyak Babi Mati Mendadak, Usulkan Adanya Perda Larangan Masuknya Babi Ke Indonesia

by Redaksi
30/06/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Banyaknya Babi mati secara bersamaan di Kabupaten Malinau dan Nunukan memperlihatkan fenomena yang tidak biasa. Sehingga hal tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap adanya wabah yang terjadi.

Diketahui, saat ini beberapa sampel Babi yang mati masih dilakukan uji laboratorium dari instansi terkait di kedua kabupaten tersebut. Saat dikonfirmasi, Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Tarakan, Akhmad Alfaraby menuturkan, pihaknya sudah melakukan pengambilan dan pengiriman sampel dari babi yang mati tersebut. Pengambilan sampel ini bekerja sama dengan Tim Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi, Kabupaten dan Tim Karantina Pertanian.

Baca Juga

Penusukan Maut Gegerkan Tarakan, Polisi Amankan Pelaku Utama

Kapolres Tarakan Berbuka Puasa dengan Tahanan, Tegaskan Pendekatan Humanis di Balik Rutan

Lampaui Target Nasional, Personel Polres Tarakan Digganjar Penghargaan Polda Kaltara

“Kami masih melakukan uji lab, sebenarnya, untuk wewenang karantina terkait lalulintas komoditas babi dan produknya sangat minim,” ujarnya, (30/6),

Diketahui, dari data BKP, beberapa jenis organ babi tercatat masuk ke Indonesia seperti daging babi olahan dan tulang babi. Masuk melalui Bandara Juwata. Meski demikian, frekuensinya sangat minim yang tercatat pernah tiga kali pengiriman dengan jumlah 2 kg hingga 12 kg.

Lanjutnya, daru hasil koordinasi dengan Pemprov Kaltara, menurutnya sudah saatnya adanya peraturan daerah yang mengatur tentang larangan pengiriman ternak babi dan produknya, dari Sabah, Malaysia.

Dengan adanya Peraturan Daerah ini, diharapkan bisa mengurangi potensi masuknya virus African Swine Fever (ASF) yang merupakan virus yang menyerang hewan ternak khususnya Babi. Terlebih lagi di Malaysia, ASF ini sudah menjadi wabah di sejumlah peternakan babi.

“kami terus berupaya menggali faktanya dengan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan identifikasi. Sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel dari BVet Banjarbaru. Dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dan BVet banjarbaru juga sudah melakukan investigasi ke wilayah yang ditemukan babi hutan yang mati di Tulin Onsoi dan Malinau,” ungkapnya.

Sementara itu, saat disingung kematian Babi secara bersamaan di Kabupaten Berau, ia.menegaskan jika persoalan itu termasuk dalam wilayah kerja BKP Tarakan. Sehingga, pihaknya turut serta dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, mengambil sample untuk diuji di Laboratorium Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian.

“Kami masih menyelidiki apa penyebab matinya babi secara bersamaan ini. Oleh sebab itulah, masyarakat tidak mendatangkan dulu babi dari luar daerah untuk mencegah ASF masuk,”pungkasnya

Terkait

Next Post
Dari Peningkatan Ekonomi Hingga Pemberantasan Narkoba, Pemprov Ingin Bangun Jalur 3 Negara

Dari Peningkatan Ekonomi Hingga Pemberantasan Narkoba, Pemprov Ingin Bangun Jalur 3 Negara

Buka Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Perangkat Daerah, Wagub Berharap Seluruh Perangkat Daerah Selalu Solid

Buka Kegiatan Sosialisasi Penilaian Kinerja Perangkat Daerah, Wagub Berharap Seluruh Perangkat Daerah Selalu Solid

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA